BAGI KITA, TEIS DAN ATEIS BISA BERKUMPUL, MUSLIM DAN KRISTIANI BISA BERCANDA, ARTIS DAN ATLIT BISA BERGURAU, KAFIRIN DAN MUTTAQIN BISA BERMESRAAN. TAPI PLURALIS DAN ANTI PLURALIS TAK BISA BERTEMU (AHMAD WAHIB)

Rabu, 25 Januari 2017

Kembalikan Indonesia Dari Nuansa Ke-Nusantara-an


Saya rindu nuansa ke-Nusantara-an 
seperti keindahan warna-warni pelangi 
yang belakangan ini gumpalan awan mendung 
terus saja bertahan menutupi keindahannya



Apa yang terjadi jika para anak bangsa 
dipaksa mewarnai birunya laut dengan warna putih? 
Apa yang terjadi jika para anak bangsa 
dipaksa mewarnai hijaunya hutan dengan warna jingga? 

Apa yang terjadi jika keindahan pelangi 
dipisahkan dari warna-warninya? 
Apa yang terjadi jika sesama warna 
saling menguasai dan ingin mau menang sendiri? 

Sampai kapan nasib para anak bangsa sendiri 
terbebas dari komoditi virus buta warna? 
Sampai kapan Nusantara yang multikultural
terbebas dari doktrinasi kebencian?


Salam,
Joe Hoo Gi



Print Friendly and PDF


Artikel Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *